Sunday, May 20th, 2012

Kita harus belajar agar tetap mampu mendengarkan suara hati, “Jangan merusak milik orang lain! Jangan membunuh! Jangan membalas kekerasan dengan kekerasan!” Kami mengecam keras tindakan merusak dan membunuh, namun kami tetap menyadari amanat luhur yang diwariskan kepada kami, “Kasihilah sesamamu! Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan!”

“Orang-orang Kristen yang menjadi sasaran serangan dan korban kekacauan terorganisir dan vandalisme telah diputarbalikkan menjadi pelaku, sedangkan penyerang sesungguhnya serta semua kekuatan dan elemen pendukung baik langsung maupun tak langsung mendapat “buku putih,”

Pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Senin pekan lalu, agaknya tak meredam suara kritis para tokoh lintas agama. Mereka tetap lantang berbicara tentang kemiskinan dan lemahnya penegakan hukum di negeri ini. “Presiden memang menerima kami, tapi masih terasa defensif,” kata Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Martinus Dogma Situmorang. Kamis pekan [...]

KOTA VATIKAN, 14 Februari 2010 (Zenit.org) .- Benediktus XVI menyampaikan salam kepada negara-negara, terutama di Asia, yang hari ini sedang merayakan Tahun Baru Imlek. Paus menyatakan hal ini di hadapan publik sebelum ia berdoa Angelus pada siang hari bersama para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus hari ini. Dia berkata, “Hari ini di berbagai [...]

Dengan menggunakan teknologi komunikasi baru, para imam dapat memperkenalkan kehidupan menggereja kepada umat dan membantu orang-orang jaman sekarang menemukan wajah Kristus

(25/01/10) Paus Benediktus XVI memerintahkan semua pastor di dunia untuk lebih sering menggunakan internet. Pemimpin tertinggi umat Khatolik itu juga meminta mereka sering nge-blog. Seperti dikutip dari laman Telegraph, Paus mengatakan pastor harus mempelajari bentuk komunikasi yang baru dalam rangka penyebaran agama. Pesan Paus berusia 82 ini dilayangkan kepada Roman Catholic Church’s World Day of [...]