Monday, July 28th, 2014

Matius 5:17-19 “Pemimpin berganti, maka aturan pun ikut berganti”, ungkapan seorang teman yang lagi bingung menghadapi pemimpin barunya. Itulah kecenderungan yang hendak kita buat ketika mendapat otoritas. Kecenderungan ini akan lebih mendapat tempat dan akses bagi kita yang selama ini merasa inferior, direndahkan, dianggap tidak bisa apa-apa. Kita akan mengubah semuanya untuk menunjukkan bahwa kita […]

Matius 18:21-35 “Kamu adalah suami yang tidak tahu malu. Saya sudah memaafkan segala perbuatanmu. Tetapi, hari ini kamu kembali mengkhianati kepercayaan saya. Kamu kembali selingkuh! Saya tidak kuat lagi bersama dengan kamu. Kamu sungguh suami yang tidak tahu malu. Sampai berapa kali saya harus memaafkan kamu”, teriakan seorang Ibu mengagetkan aku ketika sedang menyusuri perkampungan. […]

Matius 18:21-35 “Kamu adalah suami yang tidak tahu malu. Saya sudah memaafkan segala perbuatanmu. Tetapi, hari ini kamu kembali mengkhianati kepercayaan saya. Kamu kembali selingkuh! Saya tidak kuat lagi bersama dengan kamu. Kamu sungguh suami yang tidak tahu malu. Sampai berapa kali saya harus memaafkan kamu”, teriakan seorang Ibu mengagetkan aku ketika sedang menyusuri perkampungan. […]

Lukas 4: 24-30 Seorang ibu dikagetkan secara tiba-tiba oleh surat panggilan dari pengadilan. Surat itu adalah surat panggilan untuk hadir ke pengadilan karena suaminya meminta cerai. Ibu itu begitu bingung. Dia tidak pernah membayangkan bahwa masalah sepele yang seharusnya bisa diselesaikan harus masuk ke ruang pengadilan. “Masalahnya sepele, Romo. Dia tidak menyukai makanan yang saya […]

Luk. 15:1-3,11-32 Perumpamaan tentang anak yang hilang adalah cerita tentang orang yang hidupnya dirundung malang, penuh kekecewaan dan nyaris putus asa. Ia malang karena salah mengambil keputusan, pergi dari rumah, tujuannya tidak jelas, memboroskan hartanya. Dan kemalangan terbesar adalah ketika dia sudah betul-betul melarat, tidak ada orang pun yang percaya kepadanya. Ia kecewa karena tidak […]

Mat. 21:33-43,45-46 Bacaan Injil hari ini menunjukkan kepada kita bahwa bangsa Israel, bangsa pilihan itu adalah bangsa yang tidak setia. Para nabi yang diutus untuk mengingatkan panggilan dan tugas perutusan mereka tidak dipedulikan bahkan dihina. Mereka ditangkap dan dianiaya. Bahkan ketika Putera Allah diutus untuk datang di tengah-tengah mereka, Ia justru dianiaya, disingkirkan bahkan dibunuh. […]