Sunday, May 20th, 2012

Jangan Menyimpan Semua Uang di ATM!

1

Menarik tunai melalui ATM tak hanya memudahkan Anda belanja dan menjadi konsumtif, Anda pun bisa menjadi korban pembobolan melalui pencurian pinKOMPAS.com – Kebobolan uang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Dari akibat sifat yang boros, atau akibat pembobolan ATM yang makin sering terjadi belakangan ini. Melihat kasus pembobolan ATM seperti ini, sangat mungkin frekuensi yang terlalu sering mengambil uang di ATM memberikan ruang bagi para hacker untuk mengidentifikasi PIN Anda, kemudian menguras habis uang yang tersimpan dalam rekening tabungan Anda.

Aidil Akbar Madjid, perencana keuangan, mengatakan sebaiknya kita memaksakan diri untuk menggunakan uang seperlunya sesuai anggaran. Dengan begitu, uang Anda aman tersimpan dalam pos rutin bulanan, dan tak sepenuhnya mempercayakan simpanan di ATM, apalagi mengandalkan kartu kredit.

“Harus ada keseimbangan mengenai pengaturan persentase uang berdasarkan pos masing-masing. Manajemen amplop merupakan solusi paling ampuh untuk mendisiplinkan diri dalam mengatur keuangan,” papar Akbar kepada Kompas Female.

Manajemen amplop yang dimaksudnya adalah membagi-bagi uang sesuai pos-pos yang sudah ditentukan. Akbar mengklaim cara ini paling efektif, terutama dilakukan saat baru menerima gaji setiap bulannya. Menurutnya, sebelum mengisi amplop untuk pos kebutuhan bulanan, pastikan Anda sudah memenuhi pos seperti investasi, dana cadangan (emergency fund), dan asuransi.

“Investasi paling aman berupa emas. Dan asuransi sebagai bentuk proteksi bukan sebagai investasi,” tegasnya.

Kebanyakan perempuan di kota besar membelanjakan rata-rata 80% dari pendapatannya untuk belanja, atau yang sifatnya hiburan, papar Akbar. Kartu kredit merupakan akar masalahnya.

“Bayangkan jika seseorang dengan gaji tiga juta rupiah bisa mempunyai delapan kartu kredit yang berbeda. Kemudian, hutang senilai Rp70 juta membelitnya dengan kondisi saat ini tidak sedang berpenghasilan,” kata Chairman IARFC (International Association of Registered Financial Consultants) untuk Indonesia ini.

Akbar, menegaskan kemudahan memperoleh kartu kredit juga yang membuat banyak perempuan tergoda untuk selalu berbelanja.

Anda tentu tak ingin berada dalam kondisi demikian bukan? Jadi mulai poskan uang Anda, dan disiplinkan diri untuk tidak menggunakan uang tunai yang tidak dalam anggaran. Jika masih bandel, bukan mustahil Anda pun terbelit hutang jutaan rupiah.

sumber: http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/01/21/17425273/Jangan.Menyimpan.Semua.Uang.di.ATM.

“Jadi mulai poskan uang Anda, dan disiplinkan diri untuk tidak menggunakan uang tunai yang tidak dalam anggaran. Jika masih bandel, bukan mustahil Anda pun terbelit hutang jutaan rupiah”.


About Rm. Sebastianus W

Rm. Bastian, CM Rm. Sebastianus W. Bu'ulölö, CM biasa dipanggil Rm. Bastian. Imam Kongregasi Misi (CM). Dlahirkan di Teluk Dalam - Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Formator untuk calon imam di Seminari Menengah St. Vincentius a Paulo - Keuskupan Surabaya yang terletak di Garum - Blitar, Jawa Timur. Pemilik blog http://diamsejenak.com. Untuk hal lain, kontak via E-mail: bastiancm@diamsejenak.com; Twitter: @diamsejenak; Facebook: http://www.facebook.com/Romo.Sebastian.CM


Comments

One Response to “Jangan Menyimpan Semua Uang di ATM!”
  1. lelly says:

    pusing deh…. taruh uang dirumah takut kemalingan ato kalo gak boros…. taruh di bank ada pmbobolan.. allu harus gimana…?gak tau deh….

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!