KELUARGA
Dari Redaksi
Kita berasal dan bertumbuh di dalam keluarga. Bagi Anda yang akan menikah, kelak juga akan membentuk keluarga. Beberapa cuplikan dari
permenungan Francis Xavier Kardinal Ngayân Văn Thuân ini mungkin bisa menjadi inspirasi bagi Anda dalam membangun keluarga. Pesan-pesan ini diambil dari Francis Xavier Kardinal Ngayân Văn Thuân, Jalan Pengharapan, Jakarta: Penerbit Obor, 2004, hlm. 84-85.
************
493. Keluarga adalah sel Gereja, atau dengan kata lain, keluarga adalah Gereja dalam suatu miniatur, Ecclesiuncula, tempat Tuhan Yesus hadir dalam kehidupan-Nya, kematian-Nya, dan kebangkitan-Nya secara mistik dalam anggota-anggota keluarga. Refleksi ini memberi terang pada arti, dan mempunyai kekuatan untuk mengubah kehidupan keluarga Katolik.
494. Keluarga adalah sel Gereja. Kebenaran ini membuat kita melihat dengan jelas keunggulan dan misi keluarga dalam cara-cara yang berikut: (1) keluarga mengabadikan Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus Kristus di dunia ini; (2) kehadiran Allah dinyatakan dalam kepala keluarga; (3) adalah tugas ayah untuk menjalankan kewajiban imam dalam keluarga; (4) keluarga memberi kesaksian tentang kehadiran Gereja melalui kehidupannya sehari-hari; (5) upaya-upaya keluarga untuk menengadah kepada Allah menolong Gereja untuk maju juga; dan (6) keluarga memperkuat persekutuan antara Allah dan setiap anggota keluarga
500. Pengalaman mengajarkan kepadamu bahwa doa pagi dan malam dalam keluarga atau lebih tepat, waktu-waktu doa keluarga, dapat memenuhi keinginan untuk menjadi satu komunitas dari orang-orang Kristen, satu unit Gereja, menurut kata-kata Tuhan Yesus. “Di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam Nama-Ku, Aku ada di sana di tengah-tengah mereka” (Mat 18:20).
501. Keluarga Katolik adalah apostolis dalam kesaksiannya. Engkau harus menunjukkan bahwa engkau telah dipanggil kepada kekudusan dan bahwa engkau dapat menghayati suatu kehidupan perkawinan yang menyenangkan bagi Allah. Engkau berbagi dengan keluarga-keluarga yang lain rahmat dan kebahagiaan yang telah dicurahkan Allah kepada keluargamu.
Setiap orang yang menyaksikan keluargamu akan tergerak untuk mengajukan pertanyaan, “Bagaimana caranya sehingga mereka bisa menghayati kehidupan semacam itu, bersatu satu sama lain dan setia kepada satu sama lain?”


