KESOMBONGAN DIRI
Budi, seorang anak laki-laki SD kelas 3 baru saja memenangkan sebuah medali sebagai pembaca terbaik di kelas. Terbuai oleh kesombongan, ia menyombongkan diri dihadapan pembantu di rumah, “Bibi, coba lihat, jika mau Bibi dapat membaca sebaik saya.” Pembantu itu mengambil buku, memandangnya, dan akhirnya berkata dengan terbata-bata, “Nak Budi, saya tidak bisa membaca.”
Sombong seperti burung merak, anak kecil itu lari ke ruangan keluarga dan berteriak kepada ayahnya, “Yah, Bibi tidak bisa membaca, sedangkan saya meski baru berumur 8 tahun, saya sudah dapat medali untuk kehebatan membaca. Saya ingin tahu bagaimana sih perasaannya, memandang buku tapi tidak bisa membaca.”
Tanpa berkata sepatah pun, ayahnya berjalan menuju rak buku, mengambil satu buku, dan memberinya ke Budi dan berkata, “Bibi merasa seperti ini.” Buku itu ditulis dalam bahasa Jerman dan Budi tidak bisa membaca satu kata pun.
Anak laki-laki itu tidak akan pernah melupakan pelajaran itu sekejap pun. Bila perasaan sombong datang, dia dengan tenang akan mengingatkan dirinya, “Ingat, kamu tidak bisa membaca dalam bahasa Jerman.”
(nn)



dari cerita tadi membuat q sadar bahwa setiap kelebihan yang kita miliki pasti memiliki kekurangan didalamnya
cerita ini memberikan kita pelajaran yang baik sekali…. bahwa Tuhan memberikan kelebihan dan pasti ada kekuranga, karena manusia itu tdk sempurna
Terima kasih Mbak Endang
Semoga pada akhirnya, kita belajar untuk rendah hati. Amin
Sangat menyentil……kadang-kadang aku bersikap seperti si budi. Waahh….Good for you Romo, maju terus….Tuhan Berkati….