[RENUNGAN] Jumat, 30 Juli 2010
Yer. 26:1-9; Mat. 13:54-58
Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: “Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu? Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?”
BUKAN YANG SPEKTAKULER
Mata manusia di sepanjang jaman haus akan hal spektakuler, ingin melihat hal-hal baru dari dunia lain. Keajaiban Yesus sulit dipahami orang-orang yang tahu latar belakang Yesus dalam hidup sehari-hari. Mereka mendambakan orang dari dunia antah berantah yang berbicara dengan bahasa baru. Kita perlu membalik cara pikir, karena Tuhan ingin mengerjakan karya ajaibnya lewat hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana Anda menangkap hal ini? (Rm. Ign. Suparno, CM)


