Tuesday, October 21st, 2014

[RENUNGAN] Jumat, 30 Mei 2008

3

Bacaan: Matius 11:25-30

Beberapa hari yang lalu, seorang teman menceritakan apa yang sedang dialami di dalam keluarganya. Dia merasakan bahwa keluarga tidak lagi menjadi tempat yang menyejukkan, menentramkan, dan bahkan keluarga menjadi sumber konflik. Belum lagi beban pekerjaannya yang menguras waktu dan tenaga. Dia merasa jenuh dan jemu terhadap hidup yang dijalaninya. Dia menjalani kehidupan ini hanya berdasarkan mood dan tidak mood. Dia merasakan beban hidup yang sungguh berat seakan hanya dirinyalah yang mengalami hal itu.
Yesus
Sabda Yesus hari ini mau menegaskan kepada kita bahwa beban hidup dengan segala persoalannya apa bila dijalani atau dilewati dengan cinta akan menjadi sebuah sumber kegembiraan. Seringkali kita merasa bahwa beban hidup kita tidak tertanggung lagi. Mari kita belajar dari Yesuslah, Sang guru dan teladan, mengenai bagaimana kita harus menyikapi beban hidup dan persoalan kita. CINTA adalah kuncinya. Yesus sendiri menjalani segala “penderitaan/salibNya” dengan penuh cinta demi cintanya kepada manusia.

Mari kita belajar dan menimba kekuatan dari Yesus, Sang CINTA. Dia mengundang kita dengan berkata: “Datanglah kepadaKu kalian yang berbeban berat dan letih lesu…” Marilah kita datang kepada Dia Sang Kekuatan sejati bukan hanya di saat hidup kita mengalami krisis dan beban, melainkan setiap saat dalam dan dalam sitauasi mana pun dalam hidup kita. Dengan menimba kekuatan cinta-Nya, kita akan mampu menjalani dan menerima beban hidup dengan segala persoalannya dengan penuh cinta dan tanpa mengeluh dan menghindarinya. Mari kita menjadi dewasa dalam iman. Karena dengan dewasa dalam iman, maka kita akan mengolah dan menerima segala persoalan dan beban hidup itu dengan mata iman. (fr. suyato, cm)


About the author

Rm. Bastian, CM Rm. Sebastianus W. Bu'ulölö, CM biasa dipanggil Rm. Bastian. Imam Kongregasi Misi (CM). Dlahirkan di Teluk Dalam - Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Formator untuk calon imam di Seminari Menengah St. Vincentius a Paulo - Keuskupan Surabaya yang terletak di Garum - Blitar, Jawa Timur. Pemilik blog http://diamsejenak.com. Untuk hal lain, kontak via E-mail: bastiancm@diamsejenak.com; Twitter: @diamsejenak; Facebook: http://www.facebook.com/Romo.Sebastian.CM


Comments

3 Responses to “[RENUNGAN] Jumat, 30 Mei 2008”
  1. OYA says:

    Saya mau tanya bagaimana carannya kita bisa dewasa dalam iman? trus bagaimnakah caranya agar kita bisa menimbulkan perasaan cinta saat kita sedang menghadapi masalahyg tidak tertahankan lagi?

  2. bastiancm says:

    Kedewasaan dalam iman pertama-tama didasarkan pada pengalaman bahwa aku merasa dicintai oleh Tuhan. Cinta Tuhan itu yang jauh lebih penting. Ketika kita mengalami kasih Tuhan, maka kita akan menerima dan menjalani segalanya dalam suasana hati yang penuh syukur dan kepasrahan pada Tuhan.

    Ketika menghadapi masalah yang berat, saya datang di kaki salib dan memandang Yesus dalam penderitaan…. lalu bertanya kepada-Nya apa yang harus aq lakukan…

    mari kita belajar pada Yesus yang menderita demi cinta kepada manusia. Percayalah cinta yang berkobar di dalam hati Yesus akan berkobar juga di dalam diri Anda.

  3. doni says:

    wah Yesus itu sangat dekat di hati kita sebenarnya ya,ketika itu teman saya bilang,kamu tahu gak mengapa Yesus tidur waktu ada badai di tengah lautan ketika para rasul menjala ikan bahkan Yesus meminta ikut tapi sama petrus suruh tidur aj tenang aj guru nah pas ada badai dan mereka ketakutan mereka baru melibatkan Yesus,bangun-bangun Guru tolong kami,Yesuspun meredakan badai dan menegur muridnya yang takut padahal Yesus ada tapi mereka tidak melibatkan dari awal seperti itu kita kah yang tidak atau belum melibatkan Yesus dari sekarang atau pas ada badai aja,kenapa kita tidak ajak Yesus menjala ikan kok malah kita suruh tidur atau sifat manusia yang sombong,wah aku mampu kok tanpa Yesus,padahal Yesus sudah siap membantu bahkan selalu beriringan dengan kita,ajaklah Yesus untuk berperan dalam hidup kita dan lihat hasilnya.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!