Sunday, February 5th, 2012

[RENUNGAN] Kamis, 29 Juli 2010

0

Pw S. Marta, Maria dan Lazarus

1Yoh. 4:7-16; Yoh. 11:19-27 atau Luk. 10:38-42

Marta mendekati Yesus dan berkata: “Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku.”

Tetapi Tuhan menjawabnya: “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

MENJADI REM DAN GAS

Pekan lalu kita beberapa kali mengutip perikop Injil ini. Saat ini saya mengajak anda memperhatikan nada kesepian Marta ketika ia mengatakan, “Tuhan, tidakkah Engkau peduli bahwa aku melayani seorang diri saja?” Keinginan kita untuk lari kencang dalam aneka kesibukan kadang menyebabkan kesepian mendalam, seolah-olah tak ada orang lain yang mau membantu. Pada saat yang sama kita melupakan orang di sekitar kita yang sebenarnya juga sedang mengembara mencari yang terbaik dan berjangka panjang. Inilah rahasia perbedaan karakter, ada yang ingin melihat landasan terdalam melakukan sesuatu, dan ada yang ingin sesegera mungkin mengerjakannya. Dua-duanya akan saling melengkapi dalam hidup ini. Saya sering menggambarkannya dengan rem dan gas yang masing-masing berlawanan fungsi namun saling mengatasi dan punya arti.Akan tetapi prinsip karya iman tetap sama: dengarkan Tuhan dan kerjakan. (Rm. Ign. Suparno, CM)

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!