Friday, October 24th, 2014

(RENUNGAN) Rabu, 13 Februari 2008

0

Bacaan Injil      : Lukas 11:29-32

 

            Teman-teman, hari ini Yesus berkata dengan sangat keras, “Angkatan ini adlah angkatan yang jahat. Mereka menuntut suatu tanda, tetapi mereka tidak akan diberi tanda selain tanda Nabi Yunus.” Apakah Anda masih ingat kisah Nabi Yunus? Yunus menyerukan agar orang-orang Ninive bertobat. Lalu, segera seluruh warga kota, mulai dari raj sampai rakyat biasa, bahkan ternak diperintahkan untuk bertobat dan berpuasa. Itulah tanda Nabi Yunus. Hanya dengan perkataan, orang Ninive sudah bertobat. Tetapi, ironis sekali bila dibandingkan dengan Yesus. Yesus jelas tokoh yang jauh lebih besar daripada Yunus dan Ia juga sudah berkeliling untuk melakukan aneka mujizat dan perbuatan baik. Tetapi, orang-orang masih belum percaya dan menuntut suatu tanda. Tanda apalagi yang bisa diberikan kepada orang yang bebal dan tidak percaya?

            Teman-teman, saya ingin mengajak kita semua merenungkan soal keadaan negeri kita yang banyak tertimpa bencana. Kita mengalami bencana banjir di Situbondo, Pasuruan, Bondowoso, Ngawi, Madiun, Bojonegoro, dan berbagai tempat lainnya. Ini juga suatu tanda bagi kita, bagi negeri kita ini. Adakah kita mampu menangkap makna dari tanda semua bencana ini? Ataukah kita masih menuntut tanda lagi? Apakah hati kita begitu bebal dan tidak percaya sehingga tidak mengerti mengapa semua ini bisa terjadi? Adakah penderitaan ribuan orang yang kehilangan rumah, pekerjaan, tanah, dan sebagainya itu punya makna bagi kita? Penderitaan ribuan orang itu juga menjadi tanda bagi kita semua untuk berubah dan bertobat.

Teman-teman, marilah kita peka terhadap tanda-tanda alam ini. Alam menuntut perhatian kita, perubahan dan pertobatan kita. Semoga kita peka terhadap tanda-tanda zaman ini. Inilah yang mau kita bina dalam Aksi Puasa Pembangunan (APP) 2008: “Kesejatian Hidup dalam Pemberdayaan Lingkungan” apakah sumbanganku dalam APP ini? (fr. kurniawan, cm)


About the author

Rm. Bastian, CM Rm. Sebastianus W. Bu'ulölö, CM biasa dipanggil Rm. Bastian. Imam Kongregasi Misi (CM). Dlahirkan di Teluk Dalam - Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Formator untuk calon imam di Seminari Menengah St. Vincentius a Paulo - Keuskupan Surabaya yang terletak di Garum - Blitar, Jawa Timur. Pemilik blog http://diamsejenak.com. Untuk hal lain, kontak via E-mail: bastiancm@diamsejenak.com; Twitter: @diamsejenak; Facebook: http://www.facebook.com/Romo.Sebastian.CM


Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!