Sunday, February 5th, 2012

[RENUNGAN Rabu, 23 Juni 2010

1

Matius 7:15-20

Ada seorang teman yang dinilai sangat baik, penuh perhatian dan tutur katanya sangat menyenangkan di telinga orang yang mendengar. Tiba-tiba dia mengalami perubahan yang sangat drastis ketika ada orang yang mengenal masa-lalunya dengan baik hadir di tengah-tengah kami. Dia menjadi kelihatan aneh! Kasar! Akhirnya dalam sebuah sharing bersama, dia mengakui kalau selama ini dia mengenakan topeng. Dia ingin menutupi masa lalunya dengan hidup yang tampak baik. Tetapi ini pun tidak bertahan lama karena dia merasa terancam oleh kehadiran teman lamanya.  Betapa tidak menyenangkan hidup dengan sebuah topeng!

Yesus mengecam para nabi palsu. Siapa para nabi palsu itu? Mereka adalah orang-orang yang hidup dalam kepalsuan. Mereka selalu mengatakan hal-hal yang baik kepada orang lain. Tidak hanya itu! Mereka sangat antusias berbicara tentang Allah dan juga menunjukan hidup yang seolah-olah saleh. Tetapi, susungguhnya cara hidup mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka katakan. Mereka mengelabui orang lain! Mereka memanfaatkan orang lain! Bahkan memanipulasi orang lain dengan menggunakan nama Allah demi kepentingan diri sendiri! Nabi-nabi palsu yang demikian sering kita jumpai di dalam hidup sehari-hari! Bahkan mungkin nabi palsu itu adalah diri kita sendiri. Kita perlu waspada!

Pada hari ini ini, Yesus menyerukan kepada kita para pengikutinya untuk menjadi pribadi yang integral. Yesus meminta kita untuk menjadi pribadi yang asli dan transparan. Yesus mengharapkan kita menjadi pribadi yang jujur dan jauh dari kepura-puraan hidup para nabi palsu. Agar bisa menghayati apa yang diserukan oleh Yesus, kita hendaknya sadar bahwa kita tidak akan pernah hidup dengan nyaman dan bahagia jika kita hidup dengan topeng-topeng diri kita. Bagaimanapun kita menyembunyikan diri kita, orang lain pun akan mengetahui siapa diri kita yang sebenarnya.

Marilah kita hidup jujur di hadapan Tuhan dan sesama! Segala apa yang kita kerjakan hendaknya diperuntukan untuk kemuliaan Allah saja! (Rm. Bastian, CM)

Comments

One Response to “[RENUNGAN Rabu, 23 Juni 2010”
  1. Saras says:

    Perjalanan hidup bagai sebuah kisah dan dunia adalah panggung yg sangat besar. Kita semua adalah tokoh2 cerita, berperan dari satu kehidupan ke kehidupan berikutnya. Kadang-kadang kita bermain untuk peran yang kurang menarik dan memainkan peran tanpa sadar (kita bersikap kasar,tidak jujur dll), kita bertanya pada diri sendiri mengapa kita harus memainkan peran-peran itu.
    Hidup dengan perbuatan yang tidak berkenan dimata Tuhan hanya menambah beban salib yg kita pikul.

    Marilah kita bangun dan sadarkan diri bahwa dunia ini hanya panggung untuk kita belajar, untuk memenuhi keinginan-keinginan dan untuk menggapai kesempurnaan.
    Hendaknya kita mendekatkan diri pada-NYA agar kita mendapatkan peran yg baik dan bersyukur atas segala yang Tuhan berikan pada kita setiap hari.

    Salam dan doaku, Tuhan berkati Romo Bastian.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!