<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: [RENUNGAN Rabu, 23 Juni 2010</title>
	<atom:link href="http://www.diamsejenak.com/renungan-rabu-23-juni-2010/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.diamsejenak.com/renungan-rabu-23-juni-2010/</link>
	<description>Marilah kepadaKu, semua yang letih dan berbeban berat. (Mat 11:28)</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 01:37:23 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Saras</title>
		<link>http://www.diamsejenak.com/renungan-rabu-23-juni-2010/comment-page-1/#comment-7080</link>
		<dc:creator>Saras</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Jun 2010 02:31:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.diamsejenak.com/renungan-rabu-23-juni-2010/#comment-7080</guid>
		<description>Perjalanan hidup bagai sebuah kisah dan dunia adalah panggung yg sangat besar. Kita semua adalah tokoh2 cerita, berperan dari satu kehidupan ke kehidupan berikutnya. Kadang-kadang kita bermain untuk peran yang kurang menarik dan memainkan peran tanpa sadar (kita bersikap kasar,tidak jujur dll), kita bertanya pada diri sendiri mengapa kita harus memainkan peran-peran itu.
Hidup dengan perbuatan yang tidak berkenan dimata Tuhan hanya menambah beban salib yg kita pikul.

Marilah kita bangun dan sadarkan diri bahwa dunia ini hanya panggung untuk kita belajar, untuk memenuhi keinginan-keinginan dan untuk menggapai kesempurnaan.
Hendaknya kita mendekatkan diri pada-NYA agar kita mendapatkan peran yg baik dan bersyukur atas segala yang Tuhan berikan pada kita setiap hari.

Salam dan doaku, Tuhan berkati Romo Bastian.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perjalanan hidup bagai sebuah kisah dan dunia adalah panggung yg sangat besar. Kita semua adalah tokoh2 cerita, berperan dari satu kehidupan ke kehidupan berikutnya. Kadang-kadang kita bermain untuk peran yang kurang menarik dan memainkan peran tanpa sadar (kita bersikap kasar,tidak jujur dll), kita bertanya pada diri sendiri mengapa kita harus memainkan peran-peran itu.<br />
Hidup dengan perbuatan yang tidak berkenan dimata Tuhan hanya menambah beban salib yg kita pikul.</p>
<p>Marilah kita bangun dan sadarkan diri bahwa dunia ini hanya panggung untuk kita belajar, untuk memenuhi keinginan-keinginan dan untuk menggapai kesempurnaan.<br />
Hendaknya kita mendekatkan diri pada-NYA agar kita mendapatkan peran yg baik dan bersyukur atas segala yang Tuhan berikan pada kita setiap hari.</p>
<p>Salam dan doaku, Tuhan berkati Romo Bastian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

