Sunday, February 5th, 2012

[RENUNGAN] Rabu, 31 Desember 2008

0

Yoh 1:1-18

Sepasang suami-isteri mengisahkan pengalaman hidup mereka sejak masa pacaran hingga menjalani bahtera rumah tangga. Ada sebuah proses perkembangan pengenalan yang lebih mendalam terhadap pasangannya. Ketika masa pacaran, mereka belum saling mengenal. Semuanya kabur! Tetapi, semakin intensif menjalin relasi, maka semakin mengenal pasangannya. Setelah sekian tahun membina bahtera rumah tangga, akhirnya mereka melihat pasangannya sebagai “sahabat” dan bukan orang asing lagi. Perkembangan pengenalan ini semakin membuat mereka menjalani hidup keluarga dengan penuh kesetiaan.

****

Penginjil Yohanes mengisahkan pengalamannya tentang siapa Yesus yang telah sekian lama mengisi hidupnya. Rupanya Yesus itu bukan sekedar manusia biasa. Dia adalah Mesias.  Dia adalah Allah yang ada sejak awal dunia. Dialah yang menjadi asal dari segala yang ada. Namun lebih dari itu, penginjil Yohanes mengenal dan mengalami bahwa Yesus adalah Allah yang mengasihi manusia dan hendak membebaskannya dari kekuasaan dosa. Yesus ingin mengangkat manusia menjadi anak-anak Allah. Untuk mencapai itu semua, Dia memilih menjadi manusia, sekalipun manusia, milik kepunyaanNya, menolak dan bahkan membunuhNya.

Kita pun telah sekian lama menyebut diri sebagai umat Kristiani; sebagai pengikut Kristus. Pengenalan kita akan Kristus tentu saja tidak sekali jadi. Final! Tetapi itu melalui proses! Sepanjang tahun 2008, apakah pengenalan dan iman kita akan Yesus sudah berkembang hingga kita sungguh yakin bahwa Yesus adalah Sahabatku, Penyelamatku, hartaku, Sumber hidupku, Tuhanku, dll. Ataukah, Yesus masih menjadi pribadi yang asing dan tidak berarti bagi kita? Semoga iman kita akan Yesus semakin berkembang dari hari ke hari. (fr. bastian-wawan, cm)

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!