[RENUNGAN] Selasa, 27 Juli 2010
Yer. 14:17-22; Mat. 13:36-43
Maka Yesus pun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang. Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: “Jelaskanlah kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu.” Ia menjawab, kata-Nya: “Orang yang menaburkan benih baik ialah Anak Manusia; ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.
SAAT YESUS MENERANGKAN
Saya membayangkan ketika mereka pulang dan bertanya langsung pada Yesus, pastilah dalam keadaan istirahat, tenang, dan sangat mesra sebagai orang dekat. Yesus menerangkan rahasia-rahasia keselamatan dengan gamblang. Demikian irama kita, pagi adalah masa menabur benih semangat, malam menjadi malam mengendapkan. Pada jaman modern hal itu sering terkacaukan, manusia masih sibuk di malam hari dan tak sempat mengendapkan pengalaman dan tak sempat menyaring pengalaman imannya. Kita pantas mewaspadainya agar kita selalu punya kesempatan di mana Yesus menerangkan karya keselamatannya. (Rm. Ign. Suparno, CM)


